Minggu, 06 Januari 2013

MinHos....Mini Hospital

Long time no see...
He eh...agak sibuk niyh...yah sesibuk-sibuknya aku lah..

kali ini ceritanya tentang sebuah tempat yang biasa aku kunjungi..maksudnya sebuah tempat yang tadinya hanya bisa aku pandang sambil lalu lantas sekarang menjadi sebuah tempat dimana aku bernaung sebelum dan sesudah mengajar. Bukannn, bukan kantorku sendiri.. tepatnya kantor ini milik orang lain.
orang yang sudah berbaik hati menampung orang2 macam aku, orang yang dinamis (maksudnya bosenan). 

aku memiliki sebuah ruang kantor berbaur dengan orang-orang S1 Keperawatan namun aku memiliki meja kerja sendiri yang penuh dengan lembaran kertas yang aku sendiri juga tak paham bagaimana bisa bersarang sedemikian rupa di mejaku..(padahal itu jg kertasku sendiri).
Tadinya ruanganku sudah indah dilantai dasar meski bertempat dipojokan namun nyaman, damai dan ber-AC. tapi kemudian muncul isyarat yang tidak cukup menyenangkan bahwa ruanganku bakal dijadikan gudang, Doengggggg!!!! maka kemudian berpindahlah ruangan beserta mejaku ke ruang baru ke gedung baru. Ya, gedung yang berbeda dengan ruanganku sebelumnya. Gedung F lantai 2!! wahh...nikmat menyergap betisku tiap kali aku ngantor. Pueegggeelllll...meskipun ada 2 pasang Kipas angin (dari AC berubah menjadi kipas angin... huft...) yang memberikan manfaatnya padaku. Hanya mampu bertahan sebulan aku ngantor diatas..kemudian aku menemukan 'gudang' yang ternyata diisi juga oleh orang2 macam aku (yang males naik ke lantai atas) yang memiliki meja, kursi dan bahkan AC!!!! kembali sebuah kenikmatan menyentuhku, apalagi keberadaan kami di 'gudang' itu dibolehkan meski tidak diijinkan atasan (mso gudang jadi ruang kantor...)
Dan 'gudang' persembunyian pun dibongkar menjadi sebuah kantor prodi Kebidanan... maka berpindahlah aku mencari tempat lain. Nomaden!! setelah ber-nomaden ria ke berbagai tempat --perpustakaan, akademik, ruang kelas-- maka aku menemukan tempat aku bisa bernaung lama. Sebuah tempat yang biasa aku lewati, sebuah tempat yang aku biasa say Hi kepada para penghuninya, sebuah tempat dimana aku bisa makan, sholat, tiduran dengan bebas..tempat itu adalah MINI HOSPITAL atau yang dikenal dengan MinHos.

Mini Hospital adalah tempat dimana para mahasiswaku belajar praktek sebelum mereka dilepas ke alam asli kesehatan. Disitulah aku bernaung sekarang. Bernaung diantara tumpukan alat-alat kesehatan. Para laboran yang ada adalah orang2 orang yang pada dasarnya baik sebagaimana orang2 yang menyambut persahabatan. Hasil dari nomadenku ternyata menambah persahabatan, insya Allah menambah erat silaturahmi..
Disini banyak cerita yang terurai dengan gamblang, tanpa tedeng aling-aling, tanpa urat malu, yang ada hanya cerita, feedback, kemudian ngakak bersama. Menyenangkan memang, bahkan aku bisa menangis bersama mereka (kala hati galau).

Perbedaan tak menjadi masalah di MinHos, karena semua memang berbeda. Aku dan mereka jelas-jelas beda karena kita bukan manusia yang sama. Ada Mamak Fitri, dialah sang 'penguasa' MinHos karena dia telah lama menjadi laboran. 10 tahun lebih!!! bayangkan...dan bandingkan dengan aku yang baru 5tahun disini. Kemudian ada Mba Dani atau yang kadang kami memanggilnya "Ninine' bukan hanya karena dia yang paling tua dan  beranak banyak tapi karena doyan sekali medang, persis nenek-nenek usia lanjut di daerah dingin dan terpencil. Lalu ada Isna, si bumil yang kadang otaknya terlalu padat untuk mencerna bahwa dia AKAN menjadi Ibu yang sebenarnya (wkwkkkkk.....). Dan ada, Khusnul, si single yang nasibnya terkatung-katung karena cintanya tak kunjung mendapat restu sang ibunda (hanya mampu ikut mendoakan yang terbaik untuknya...). Kemudian tak berapa lama muncullah sang penghuni baru, Nungky, setelah melalui proses seleksi yang ketat dan bertele-tele. Di MinHos, tak luput pula dijalankan sistem birokrasi ala pemerintah pusat, ada seorang Ka UPT disini, bernama Anita Ratna yang konsisten berjilbab lebar dan bersuara lantang bak pemimpin orasi demo mahasiswa. Tak hanya aku yang bernaung di MinHos saat istirahat tiba, ada juga dua librarians yang satu bernama Palupi atau yang biasa dipanggil 'Sista' olehku dan dia memanggilkupun sebaliknya. dia seumuran dengan Mamake dengan kemampuan berceloteh yang abnormal (maksudnya diatas rata-rata orang normal...), benar-benar membuat suasana di MinHos lebih ramai daripada pasar malam. yang satunya lagi adalah Rita, seorang single laris (sudah punya tambatan hati maksudnya ....) yang terobsesi dengan diet-balanced tetapi tak jua menempati berat badan idealnya.

Kami semua mempunyai visi dan misi yang berbeda dalam menjalani hidup. Tak ayal, yang kami lakukan kadang hanya berdebat tentang perbedaan itu tanpa memaksakan yang lain untuk mengikuti. Kami menghargai privasi, namun kami juga berbagi privasi. Dari jenis kosmetik, model rambut, makanan, pakaian bahkan pembelajaran gaya bercinta. Tak terhalang malu dan sakit hati diantara kami.

MinHos memang memberikan cerita yang unik untuk dishare setiap waktu. Kini aku masih saja bernaung disana. Kadang siang aku baru muncul dengan menebar kata 'merindu' pada semua orang disana, tapi bahkan kadang dari pagi setelah fingerprint aku sudah bersemedi disana. 

Cukup dulu lah..
Next time when time is great, I'll share everything again..
see you... 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar