Hai... Hello...
Beberapa waktu yang lalu dah pernah kujelaskan tentang MinHos dan para penghuninya. Menarik sekali bukan... Hmm...menarik karena selalu ada cerita dibaliknya. Selalu ada canda dan duka yang dibagi, dan pasti selalu ada umpatan dan makian yang muncul menyertai. Di MinHos semua urat malu disimpan dikunci dan dibuang dilautan terdalam dan dititipkan ke Nyi Roro Kidul, karena dengan begitulah kami semua bisa jujur dalam berbagi beban dan kebahagiaan.
Mamak Fitri sekarang punya obesi baru, dia ingin menjadi chef master puding dan lumpia. Bahkan jalan menuju arah itu sudah terbentang luas dan lebar melebihi bobot badannya. Banyak orang sudah merasakan betapa menggoda, lezat dan nikmatnya puding dan lumpia hasil karya tangannya yang selalu steril.
Mamak Fitri selalu menjaga her personal hygiene dengan tepat dan mantap. Sebuah aksi genosida terhadap kuman.. Semua bagian badan harus dibersihkan dengan sabun minimal saat akan dan sesudah digunakan, maksudnya makan--cuci tangan..., mandi--cuci badan..., makan mangga--cuci mangganya..., kalo pipis--cucilah 'itu'nya... ga punya duit lebih--cuci mata aja... tapi kadang aku tak melakukan 'aturannya' setelah itu aku akan mendapatkan teriakan lantang yang memekakkan gendang telingaku yang sensitif; "Jorokkk San....iigghh....!!" samberi berjengit jijik padaku. Hikss...sampai sedemikian buruknya pandangannya tentang my personal hygiene hanya karena kadang aku menolak mencuci tangan dan kadang menolak mandi sore..tapi aku selalu mencuci 'itu'ku dengan sempurna dan selalu cuci mata disetiap waktu punya duit lebih, pas-pasan, ataupun kurang..tak jua menaiknya derajat higinitas-ku dimatanya. Maafkan aku Mak...it's just the way I am you know ...
Mba Dani yang selalu rindu menambah anak, padahal sudah LIMA!!! masih juga suka medang. Kemarin pagi saat aku melangkah semedi di MinHos aku menemukannya sedang medang kopi samberi duduk manis di kursi jabatannya. Menawarkan aku sebungkus nasi uduk, yang langsung ku tolak namun pada siang hari pas jam lunch ku embat jua.. Mba Dani merupakan kolaborasi bisnis Mamake, karena mereka saling menjual makanan namun yang tak sama. Brownies yang coklat gelap dan pekat itu memikat lidahku dengan rasa manisnya, karena aku doyan manis.. adalah kue andalannya, yang katanya dibuat tengah malam diantara jam tidur keLIMA anaknya dibantu dengan penuh cinta oleh her hubby. Aah..pasangan yang selalu setia saat begadang..mungkin itu juga yang membuat mereka punya anak banyak.
Melek bareng memang lebih berbahaya daripada tidur bareng...hmmm...
Isna....aku tak bisa banyak cerita tentang bumil yang satu ini coz biasanya aku speechless bila melihat atau mendengar aksinya. Pemikirannya yang diambang normal selalu memukau kami semua. Tak ada manusia yang mau mengganti otaknya namun Isna malah menawarkan pergantian otak, see... can you imagine it? Tampak seperti seorang bocah yang terperangkap dalam kehamilan..untungnya dia hamil setelah menikah! Pernikahan yang aku sebut sebagai pernikaha ala "ikan duyung" setelah melihat foto-foto pernikahannya namun Isna berkeras kalo itu bukan ikan duyung tapi ikan paus terdampar!.. ahh Isna..andai dia tau seberapa benar (sekali) ucapannya itu. Yang membuatku iri terhadapnya adalah saat kami tengah melihat-lihat katalog Tupperware. Why? karena kami semua HARUS membelinya bila ingin punya,sedangkan Isna hanya perlu 'ngepet' ditempat Buliknya.
Kemudian Khusnul, sang pencari cinta eh bukan lebih tepatnya sang pencari restu...Percaya atau tidak, kesalahan atau bukan, kegilaan atau bukan dialah sang Musrif Halaqah. Khusnul, saat tulisan ini dibuat tengah dirudung kegalauan hati yang terdalam. Mungkin dia menangis disetiap sujudnya, namun tangisannya di MinHos kadang memicu gelak tawa yang menggelegar dan disertai ejekan maut yang kemudian membuatnya tertawa. Mungkin tambah menangis dalam hati but...who knows?
Nungky...adalah mantan mahasiswa, yang kemudian jatuh cinta pada almamater-nya kemudian mendedikasikan diri nya disana. Sambil berharap ketemu jodoh juga mungkin... Sebagai penghuni baru di MinHos, Nungky masih cukup pendiam. Yahh..dia yang termasuk paling muda, makanya belum berani berucap 'gila' macam pendahulunya, padahal kami semua disini sudah menanti reaksi dan aksi 'gila' miliknya..mungkin karena masih single jadi masih ja-im. Aku juga pernah muda..
Anita Ratna, sang Ka. UPT yang baru geser posisi ke MinHos..tadinya dia terdampar di Career Center. Jiwa kepemimpinannya terlihat dari bagaimana lantangnya dia berteriak. Mengalahkan kernet bis Cilacap-Purwokerto yang kemarin baru kecelakaan. Lantang suaranya terdengar hingga lantai 3 MinHos tempat meja kerja Isna berada.
Sista Palupi...beberapa waktu yang lalu, dia memprotes keras organ vitalnya yang terekspos di postingan yang lampau. Di bawah ancaman "tak akan termaafkan" yang terucap dari bibir seksinya (diprotes lagi ga neehh.....huft...), akhirnya aku menghilangkan beberapa komentar tentang organ vitalnya tersebut. Sista Palupi selalu menjadi center of performance..maksudnya semua cerita yang keluar dari mulutnya pasti diikuti dengan mimic yang menurutnya serius tapi bagi kami yang memperhatikan hampir selalu menahan sakit diperut karena tertawa. Aah..sista...kau bukanlah seorang aktris berbakat sepertinya.
Rita...news flash-nya mau dilamar oleh jantung hatinya..yang kemudian membuat ledakan tangis Khusnul membahana. Hobby baru Rita setiap setelah istirahat siang adalah hunting old movies..sebenarnya sebuah hobi yang bagus. Tapi berubah jadi agak menyebalkan saat Rita bersikeras hunting old movies-nya Suzzana, si ratu horor jaman dulu, di masa bapak dan ibunya masih muda. Entah dia penasaran atau dulu saat masih kecil, dia terdoktrin bahwa film-film Suzzana booming di jagat perfilman Indonesia. Atau malah dia ingin mengikuti jejak Suzzana?? bisa jadi obsesi diet-nya karena ia pengin jadi pemain film.. Entahlah hanya Rita yang bisa menjawabnya...
Orang-orang yang berdiam di MinHos adalah orang-orang yang unik. Yang memiliki banyak perbedaan tapi bisa menjadikannya sebagai sebuah kesatuan.
I'm proud to be part of them..
see you soon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar